Berkas Lamaran Kerja Yang Perlu Dilampirkan Supaya Diterima HRD

Berkas yang perlu di lampirkan untuk melamar kerja supaya cepat di panggil HRD sebenarnya tidak ada bedanya antara fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman bekerja. Hanya saja terkadang bagi fresh garaduate masih belum berpengalaman dan memahami apa saja yang perlu dilampirkan agar bisa memenuhi kriteria dan di panggil HRD untuk melakukan test masuk PT tersebut. Tidak sedikit pula bagi fresh graduate yang melakukan search di google dengan kata kunci ” berkas lamaran kerja untuk masuk PT “. Ini terbukti dengan adanya volume search menggunakan keyword ini mencapai 120rb/bulan yang artinya banyak sekali yang belum paham dan mengerti berkas apa saja yang perlu dilampirkan untuk melamar kerja.

Dalam menulis lamaran untuk sebuah PT sangat diperlukan teknik dan penggunaan kosa kata yang baik dan benar. Tidak hanya lampiran yang lengkap dan memenuhi standart saja untuk masuk PT. Akan tetapi pihak HRD akan memilah calon peserta test dari cara menulis lamaran kerja tersebut. Sebelum masuk ke pembahasan mengenai lampiran apa saja yang harus di penuhi agar cepat di panggil HRD kita akan membahas dasar nya dulu. Surat lamaran kerja yang di tulis harus jelas dan singkat, yang dimaksud disini isi dari surat lamaran tersebut jelas dan tidak bertele – tele. Tidak hanya isi, surat lamaran kerja harus memiliki kosa kata yang baku dan memiliki paragraf dengan tulisan yang mudah di baca. Sebetulnya tidak masalah ada correct atau coretan di tulisan surat lamaran asalkan tidak terlalu banyak. Jadi ketika ada kesalahan dalam penulisan tidak perlu menulis ulang dari awal. Kita hanya perlu mencoret bagian yang salah dan menuliskannya kembali.

Oke langsung saja berikut ini beberapa lampiran yang perlu di penuhi untuk melamar kerja :

Surat Lamaran Kerja

Tentunya sebelum melampirkan beberapa persyaratan untuk memenuhi isi dari lamaran pekerjaan, anda harus membuat sebuah surat lamaran kerja yang berisikan tujuan anda , data diri dan isi dari lampiran yang anda lengkapi.

Foto 4×6 Terbaru

Waktu awal – awal saya melamar kerja saya menggunkan foto 3×4 dan 4×6 masing – masing 2 lembar. Dan ini ternyata termasuk hal yang sia – sia dan terlalu banyak mengeluarkan budget. Anggap saja setiap foto kita hargai Rp 1500, bayangkan saja dalam 1 lamaran kita menggunakan 4 foto dan dikali beberapa lampiran lamaran kerja, karena biasanya dalam melamar kerja kita membuat beberapa surat lamaran kerja sekaligus untuk di kirimkan ke beberapa PT. Dari hasil riset dan pengalaman saya ternyata cukup 1 foto ukuran 4×6 saja yang dilampirkan untuk surat lamaran kerja dikarenakan untuk foto 3×4 dan sisanya akan diminta nanti saat sudah pemberkasan.

Foto Copy KTP

Anda hanya perlu melampirkan Foto Copy KTP 1 lembar saja di Foto Copy secara bolak balik dengan ukuran original  atau 100% akan tetapi terkadang saya memperbesar ke ukuran 150%.

Daftar Riawat Hidup / Curicullum Vitae.

Buatlah sebuah CV atau daftar riwayat hidup semenarik mungkin. Untuk contoh CV bisa anda lihat di google search image. Saya sendiri membuat CV menggunakan adobe ilustrator. Anda bisa menggunakan software editing lainnya seperti Photoshop atau menggunakan microsoft word supaya lebih mudah menggunakannya.

Foto Copy Akta Kelahiran

Foto Copy  Akta kelahiran 1 lembar saja bolak balik dan terlihat jelas untuk data – data nya seperti nama tempat dan tanggal lahir.

Foto Copy Kartu Keluarga

Sebenarnya untuk KK bisa menyusul saat pemberkasan nanti, akan tetapi alangkah baiknya jika kita sudah melampirkannya dari awal supaya terlihat serius bahwa anda sedang mencari kerja dan sangat membutuhkannya.

Foto Copy Ijazah

Sama seperti lainnya Foto Copy Ijazah lampirkan satu lemabr saja, hanya saja di usahakan Foto Copy Ijazah sudah di legalisir dari tempat terakhir anda sekolah.

Foto Copy Transkrip Nilai

Jangan sampai lupa melampirkan Foto Copy Transkip Nilai nya , karena beberapa perusahaan menggunakan minimal nilai yang dapat lolos kriteria calon peserta test masuk kerja. Jadi akan percuma jika semua sudah terpenuhi akan tetapi transkrip nilai lupa untuk dilampirkan.

Foto Copy SKCK

Gunakan SKCK yang masih berlaku, untuk pembuatannya bisa dibuat di polres / polsek terdekat masing – masing daerah. Untuk biaya pembuatan SKCK biasanya berkisar Rp 20.000 s/d Rp 30.000. Untuk pembuatan SKCK kita harus memiliki surat pengantar dari desan dan kecamatan terlebih dahulu.

Foto Copy Kartu Tanda Pencari Kerja

Kartu Tanda Pencari Kerja atau lebih dikenal dengan sebutan kartu kuning ini bisa di dapatkan dari disnaker terdekat. Untuk pembuatannya pun terbilang cukup mudah dan cepat.

Foto Copy SIM / NPWP / Sertifikat ( Bila ada )

Lampiran pendukung seperti NPWP / SIM / Sertifikat bisa kita lampirkan juga, karena ini merupakan lampiran pendukung yang membaut persentase kita di panggil HRD meningkat, karena ada beberapa perusahaan yang mewajibkan karyawannya memiliki SIM / NPWP / Sertifikat sesuai dengan pekerjaan yang akan diterima nanti.

Hanya itu saja berkas lamaran kerja yang wajib di lampirkan untuk melamar kerja supaya cepat di panggil HRD, sebagai tamabahan susunlah lampiran dengan rapi yaitu ukuran paling besar berada paling belakang dan kebalikannya seperti pas foto taruh di depan dan jangan lupa menggunakan paper clip tidak di anjurkan menggunakan clip untuk menjepit surat kemaran kerja dengan lampiran karena itu akan menyusahkan untuk HRD mengecek data diri dan kelengkapan lampiran. Untuk pas foto bisa di masukan ke dalam bungkus plastik seperti bungkus wadah obat. Saya sudah menggunakan cara ini untuk melamar kerja di beberapa perusahaan dan hasilnya kebanyakan dapat panggilan untuk test masuk kerja.Teruslah berusaha dan tetap semangat jika belum mendapatkan panggilan karena setiap manusia punya jalan dan waktunya sendiri, saya sekarang mungkin anda besok. Selamat mencari kerja dan semoga mendapatkan pekerjaan yang cocok dengan passion anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *